Pengembangan Destinasi Wisata Alam Berbasis 4a (Studi Kasus Air Terjun Sikarim di Dataran Tinggi Dieng)
DOI:
https://doi.org/10.46808/view.v11i1.200Keywords:
Wisata Alam, 4A, Pengembangan DestinasiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji serta memperkuat implementasi empat komponen utama dalam pengembangan destinasi wisata (4A), yakni Attraction, Accessibility, Amenities, dan Ancillary Services, pada kawasan wisata alam Air Terjun Sikarim yang terletak di wilayah Pegunungan Dieng, Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah. Penelitian pengembangan air terjun Sikarim menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pelaku wisata dan pengunjung, serta dokumentasi pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Air Terjun Sikarim memiliki potensi daya tarik alam yang tinggi, ditandai dengan keberadaan air terjun yang menjulang dan panorama pegunungan yang masih alami. Aspek aksesibilitas masih menghadapi berbagai kendala, seperti kondisi jalan yang sempit serta tidak tersedianya moda transportasi umum yang memadai. Fasilitas penunjang (amenitas) teridentifikasi belum lengkap dan belum memenuhi standar kenyamanan wisatawan, sementara pelayanan pendukung (ancillary services), seperti keberadaan pemandu wisata profesional dan pusat informasi, belum tersedia secara optimal. Penelitian ini merekomendasikan strategi penguatan melalui peningkatan kualitas interpretasi atraksi, perbaikan infrastruktur akses, pengembangan fasilitas dasar yang layak, serta pemberdayaan masyarakat lokal melalui pelatihan kapasitas dan pelibatan aktif dalam tata kelola destinasi.