Jurnal Hotelier https://www.hotelier.poltekindonusa.ac.id/index.php/view en-US Jurnal Hotelier Optimalisasi Kinerja Front Office Dalam Meningkatkan Occupancy Di Hotel Kusuma Kartikasari Solo https://www.hotelier.poltekindonusa.ac.id/index.php/view/article/view/196 <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kinerja Front Office dalam meningkatkan occupancy di Hotel Kusuma Kartikasari Solo. Dalam dunia perhotelan sangat memperhatikan optimalisasi kinerja pada Front Office &nbsp;hal ini receptionist ikut andil dalam mewujudkan keberhasilan hotel dalam memberikan service dan kualitas terbaik yang bertujuan untuk meningkatkan kepuasan tamu, dikarenakan receptionist merupakan <em>first impression</em> bagi tamu dan menjadi ujung tombak suatu hotel. Tamu yang merasa puas dengan service dan kualitas produk yang diberikan akan sangat menguntungkan bagi hotel. Tamu akan bersedia merekomendasikan Hotel Kusuma Kartikasari kepada banyak orang sehingga akan meningkatkan <em>occupancy hotel</em>. Pemberian service dan kualitas produk terbaik dapat menjaga hubungan yang harmonis antara hotel dengan tamu, dapat mendorong terciptanya loyalitas tamu, dapat menciptakan reputasi positif bagi hotel, selain itu juga dapat meningkatkan tamu datang kembali atau Repeat Order. Dalam hal ini kinerja pada Front Office Department Hotel Kusuma Kartikasasi dapat dikatakan optimal.</p> Erwin Purbosaputro Erwin Purbosaputro Copyright (c) 2025 Jurnal Hotelier 2025-08-08 2025-08-08 11 1 1 5 10.46808/view.v11i1.196 Pelaksanaan Standard Operating Procedure Penanganan Tamu Check In Dalam Kelancaran Operasional Front Office Di Grand Amira Hotel Solo https://www.hotelier.poltekindonusa.ac.id/index.php/view/article/view/198 <p><em>The goal of composing this concluding task is to discover the Standard Operating Procedure regarding the management of check-in guests to ensure the efficient functionality of the front office at the Grand Amira Hotel Solo. Additionally, it aims to investigate the methods of managing and executing the Standard Operating Procedure for check-in guests that receptionists encounter at the Grand Amira Hotel Solo.</em></p> <p><em>This study employs four distinct techniques for gathering data: observation, documentation, literature review, and interviews. For the interview technique, the researcher engaged with two reception staff members and one supervisor at the Grand Amira Hotel Solo.</em></p> <p><em>The outcome of the final project reveals that the execution of the Standard Operating Procedure for managing check-in visitors has been effectively conducted, ensuring the smooth function of the Front Office at the Grand Amira Hotel Solo through the application of 4 standard operating procedures. This effectiveness is validated by interviews held with 2 Receptionist employees and 1 Supervisor, carried out by the author. Guests at the Grand Amira Hotel Solo express contentment with the service provided by the Receptionists, who have successfully applied the 4 procedures essential for managing the check-in process that Receptionists encounter.</em></p> Yulia Nindy Andriani Ichwan Prastowo Copyright (c) 2025 Jurnal Hotelier 2025-08-08 2025-08-08 11 1 6 13 10.46808/view.v11i1.198 Pelaksanaan Standar Prosedur Operasional Penyajian Dan Distribusi Makanan Pada Pelayanan Gizi Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta https://www.hotelier.poltekindonusa.ac.id/index.php/view/article/view/199 <p><em>Standard Operating Procedures (SOP) for food presentation and distribution are established to ensure efficiency and quality of service, and to ensure optimal nutritional services, hospitals must</em></p> <p><em>strictly implement Standard Operating Procedures (SOP) for food presentation and distribution, and to</em></p> <p><em>find out the Standard Operating Procedures (SOP), implementation, and review of the implementation of Standard Operating Procedures (SOP) for food presentation and distribution for patients in inpatient nutrition services at Prof. Dr. R. Soeharso Orthopedic Hospital, Surakarta. The purpose of this study was to determine the implementation of Standard Operating Procedures (SOP) for food presentation and distribution for inpatients at Prof. Dr. R. Soeharso Orthopedic Hospital, Surakarta. The data collection methods used in this report are Observation, Literature Study, Documentation, and Questionnaires. The author conducted the research at Prof. Dr. R. Soeharso Orthopedic Hospital, Surakarta, precisely at Jl. Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, 57162 Central Java, Indonesia. Within a period of 6 months, starting from March 1, 2024 to August 31, 2024, so that accurate data is obtained. The results that can be obtained from this Final Assignment Report as a whole, from 17 SOP indicators assessed, around 88% have been implemented consistently and according to procedures, while 12% still need to be improved in terms of implementation consistency</em></p> Umar Hafidz Syaifullah Agung Wibiyanto Copyright (c) 2025 Jurnal Hotelier 2025-08-08 2025-08-08 11 1 14 23 10.46808/view.v11i1.199 Pengembangan Destinasi Wisata Alam Berbasis 4a (Studi Kasus Air Terjun Sikarim di Dataran Tinggi Dieng) https://www.hotelier.poltekindonusa.ac.id/index.php/view/article/view/200 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji serta memperkuat implementasi empat komponen utama dalam pengembangan destinasi wisata (4A), yakni <em>Attraction, Accessibility, Amenities, </em>dan<em> Ancillary Services</em>, pada kawasan wisata alam Air Terjun Sikarim yang terletak di wilayah Pegunungan Dieng, Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah. Penelitian pengembangan air terjun Sikarim menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pelaku wisata dan pengunjung, serta dokumentasi pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Air Terjun Sikarim memiliki potensi daya tarik alam yang tinggi, ditandai dengan keberadaan air terjun yang menjulang dan panorama pegunungan yang masih alami. Aspek aksesibilitas masih menghadapi berbagai kendala, seperti kondisi jalan yang sempit serta tidak tersedianya moda transportasi umum yang memadai. Fasilitas penunjang (amenitas) teridentifikasi belum lengkap dan belum memenuhi standar kenyamanan wisatawan, sementara pelayanan pendukung (<em>ancillary services</em>), seperti keberadaan pemandu wisata profesional dan pusat informasi, belum tersedia secara optimal. Penelitian ini merekomendasikan strategi penguatan melalui peningkatan kualitas interpretasi atraksi, perbaikan infrastruktur akses, pengembangan fasilitas dasar yang layak, serta pemberdayaan masyarakat lokal melalui pelatihan kapasitas dan pelibatan aktif dalam tata kelola destinasi.</p> Kris Cahyani Ermawati Copyright (c) 2025 Jurnal Hotelier 2025-08-08 2025-08-08 11 1 24 32 10.46808/view.v11i1.200 Pelayanan Dan Komunikasi Front Office Departement Di Amantis Hotel Demak https://www.hotelier.poltekindonusa.ac.id/index.php/view/article/view/201 <p>Departement Front Office dalam industri perhotelan memiliki peranan kunci sebagai penghubung utama antara tamu dan manajemen hotel. Peran pelayanan dan komunikasi Front Office di Amantis Hotel Demak sangat penting dalam menentukan tingkat kepuasan tamu dan membangun loyalitas. Oleh karena itu, Prosedur pelayanan dan komunikasi Front Office di Amantis Hotel Demak akan dianalisis untuk memastikan bahwa prosedur yang diterapkan sesuai dengan standar industri dan mampu memenuhi ekspektasi tamu. Prosedur yang jelas dan efektif sangat penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan memfasilitasi koordinasi di antara staf. Tujuan dari penelitian ini untuk memberikan pemahaman yang mendalam mengenai kualitas pelayanan dan komunikasi di Front Office Amantis Hotel Demak. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang berbasis pada data untuk meningkatkan kualitas layanan dan komunikasi, serta memperbaiki kepuasan tamu dan reputasi hotel. Metode penelitian yang digunakan merupakan&nbsp; metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik yang digunakan merupakan wawancara, observasi dan dokumentasi dan mempelajari dokumen yang berkaitan dengan pelayanan dan komunikasi department Front Office Hotel Amantis Demak yang telah berjalan dengan efektif dan efisien. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa pelayanan dan komunikasi dari Front Office dapat beperan nyata dalam meningkatkan kenyamanan pelanggan/tamu yang berkunjung.</p> Sujatmiko Sujatmiko Endah Riyanti Copyright (c) 2025 Jurnal Hotelier 2025-08-08 2025-08-08 11 1 33 42 10.46808/view.v11i1.201 Analisis Kualitas Informasi Situs Web Dalam Menentukan Peringkat Bintang Pada Hotel Berbintang Di Jawa Tengah https://www.hotelier.poltekindonusa.ac.id/index.php/view/article/view/202 <p>Industri perhotelan sangat penting bagi pariwisata. Dengan pesatnya perkembangan internet, konsumen hanya mencari kata kunci yang diinginkan di situs web ketika mereka mencoba mencari hotel untuk menginap, sehingga informasi hotel yang relevan akan muncul. Untuk merespons perubahan pasar dan kebiasaan konsumen dengan cepat, setiap hotel harus berfokus pada informasi dan kualitas informasi situs webnya. Studi ini mengusulkan metodologi baru yang menggunakan teori (RST), analisis komponen utama, t-Distributed Stochastic Neighbor Embedding (t-SNE), dan visualisasi kinerja atribut untuk mengeksplorasi informasi peringkat bintang hotel dan kualitas informasi situs web hotel. Data yang dikumpulkan didasarkan pada hotel-hotel berbintang di situs web hotel masing masing di wilayah Jawa Tengah, dan daftar periksa layanan situs web hotel digunakan untuk mendapatkan data atribut yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam kualitas informasi antara hotel di bawah bintang dua dan di atas bintang empat. Kualitas informasi yang diberikan oleh hotel berbintang lebih tinggi lebih detail daripada yang ditawarkan oleh hotel berbintang rendah. Berdasarkan matriks kinerja atribut, hotel bintang satu dan dua memiliki atribut keunggulan dalam lanskap, waktu respons, informasi restoran, media sosial, dan kompensasi. Lebih lanjut, hotel bintang tiga hingga lima memiliki atribut keunggulan dalam dukungan operasional, kompensasi, informasi restoran, informasi lalu lintas, dan informasi kamar.</p> Norma Puspitasari Putri Diana Copyright (c) 2025 Jurnal Hotelier 2025-08-08 2025-08-08 11 1 43 52 10.46808/view.v11i1.202 Studi Kemahiran Bahasa Inggris Pedagang Sektor Pariwisata Di Komplek Candi Prambanan: Bentuk, Strategi Pembelajaran, Dan Implikasinya Bagi Keberhasilan Usaha https://www.hotelier.poltekindonusa.ac.id/index.php/view/article/view/203 <p>Penelitian ini menelaah kemampuan berbahasa Inggris para pedagang di kawasan pariwisata Candi Prambanan, salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Tengah, Indonesia. Fokus penelitian mencakup jenis-jenis keterampilan bahasa Inggris yang dikuasai, strategi pembelajaran yang digunakan, serta pengaruhnya terhadap keberhasilan usaha mereka. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi terhadap 20 pedagang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pedagang menguasai kosakata dasar, ungkapan umum, dan pola percakapan sederhana. Pembelajaran bahasa umumnya dilakukan secara informal, misalnya melalui interaksi langsung dengan wisatawan dan pemanfaatan aplikasi penerjemah. Kemampuan berbahasa Inggris terbukti berperan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan, membangun komunikasi yang lebih efektif, serta mendorong peningkatan pendapatan. Meski demikian, pedagang masih menghadapi kendala seperti perbedaan aksen dan terbatasnya akses ke pelatihan formal. Oleh karena itu, studi ini menyoroti pentingnya program pembelajaran bahasa yang terstruktur guna mendukung daya saing pedagang lokal di pasar pariwisata global.</p> Cucut Annaningtyas Setya Edi Pramana Copyright (c) 2025 Jurnal Hotelier 2025-08-08 2025-08-08 11 1 53 67 10.46808/view.v11i1.203 English Speaking Challenges Faced By Hospitality Internship Students In The Food And Beverage Department: A Descriptive Qualitative Study https://www.hotelier.poltekindonusa.ac.id/index.php/view/article/view/204 <p>This study examines the English-speaking challenges encountered by hospitality internship students in the Food and Beverage (F&amp;B) department, where guest interaction is frequent and service quality is closely linked to language proficiency. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through semi-structured interviews, non-participant observations, and document analysis with selected hotel interns. Findings revealed three interrelated categories of challenges: linguistic (limited vocabulary, pronunciation errors, grammatical inaccuracies), psychological (communication anxiety, lack of self-confidence, fear of negative evaluation), and situational (high-noise environments, time pressure, and fast-paced service demands). These barriers often led to communication breakdowns, reduced service clarity, and occasional guest dissatisfaction. The study also found that official training materials and Standard Operating Procedures lacked guidance on confidence-building and handling communication breakdowns, leaving interns to rely on informal peer learning and self-developed strategies such as paraphrasing, confirmation checks, and polite expressions. The results highlight the need for targeted, context-specific English for Specific Purposes (ESP) training, integrating vocabulary and pronunciation practice, simulated high-pressure scenarios, and explicit strategy instruction to better prepare students for the dynamic communication demands of the hospitality industry.</p> Dwi Cahyono Andhina Ika Sunardi Risqi Ekanti Dyah Rohma Wati Asmah Hanik Copyright (c) 2025 Jurnal Hotelier 2025-08-08 2025-08-08 11 1 68 79 10.46808/view.v11i1.204